SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGAH      SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGAH

Visi dan Misi

Kategori: PROFIL Ditayangkan: Jumat, 17 Maret 2017 Ditulis oleh UPTB. SATLISDAD

A.    VISI

Visi BAPPEDA dirumuskan dengan memperhatikan visi Kepala Daerah yang ditetapkan dalam RPJMD Sulawesi Tengah Tahun 2016–2021  yaitu Sulawesi Tengah Maju Mandiri dan Berdaya.

 Dalam mendukung Visi Provinsi Sulawesi Tengah  diatas,  BAPPEDA  sebagai satuan kerja yang membidangi perencanaan, maka fokus  arah tindakan dalam menjalakan tugas dan fungsinya  harus dilandasi visi dan misi yang merupakan panduan yang memberikan pandangan dan arah kedepan. Berdasarkan proposisi diatas maka BAPPEDA Sulawesi tengah mengusung visi sebagai berikut:

Terwujudnya Perencanaan Pembangunan Sulawesi Tengah Yang Transparan, Bersinergi,  Partisipatif dan Mandiri.

Transparan, bermakna bahwa semua proses perencanaan pembangunan didasarkan pada prinsip keterbukaan dan keleluasaan memperoleh data dan informasi yang berkaitan dengan kepentingan pembangunan daerah dan didasarkan pada aturan perundang-undangan yang berlaku.

Bersinergi,  bermakna bahwa perencanaan pembangunan pada setiap level pemerintahan dan setiap urusan saling terkait dan saling mendukung, sehingga tercipta sinkronisasi dan sinergi pencapaian sasaran pembangunan nasional dan rencana pembangunan daerah.

Partisipatif, bermakna bahwa perencanaan pembangunan harus mampu mengakomodir dan mengartikulasikan secara objektif berbagai kebutuhan dan kepentingan masyarakat agar dapat menghasilkan konsensus ke arah perubahan yang lebih baik dan dapat dipahami oleh semua elemen masyarakat. Perencanaan Pembangunan daerah yang partisipatif menggambarkan peningkatan partisipasi pemangku kepentingan (stakeholders) yang didasarkan pada kesetaraan, transparansi, akuntabilitas serta keterwakilan seluruh segmen masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan program-program pembangunan.

Mandiri, bermakna bahwa perencanaan pembangunan didasarkan atas kemampuan sumberdaya aparatur perencana yang profesional dan teknokratis dalam penyusunan perencanaan  pembangunan. Perencanaan yang profesional dan teknokratis sebagaimana dimaksud, dilakukan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik yang efektif dan efisien.

B.    MISI

Untuk mencapai tujuan yang tertuang dalam Visi, maka perlu dijabarkan dalam bentuk misi yang merupakan rumusan umum mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan dalam mewujudkan visi. Terkait dengan hal tersebut, dalam mewujudkan Visi Bappeda Sulawesi Tengah maka Misi yang diemban adalah :

1.   Meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan Yang Transparan, Bersinergi,  Partisipatif dan Mandiri

2.   Meningkatkan sinergitas pengendalian dan evaluasi perencanaan pembangunan daerah

3.   Meningkatkan Kualitas manajemen data

 

Penjelasan Misi

Misi Pertama :

Meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan yang Transparan, BersinergiPartisipatif dan Mandiri, ditempuh dengan mengedepankan prinsip-peinsip keterbukaan, sinergitas perencanaan Nasional dan daerah, partisipasi aktif stakeholders, serta profesionalitas perencanaan yang berlandaskan kerangka pikir ilmiah.

Meningkatkan sinergitas perencanaan pembangunan sektoral dan kewilayahan scara vertikal dan horizontal ditempuh dengan mengedepankan prinsip koordinasi, integrasi dan sinkronisasi perencanaan nasional dan daerah.  

Berdasarkan hal tersebut, diharapkan dapat tercipta perencanaan pembangunan yang komprehensif dan holistik, sehingga mampu memberikan arah kebijakan pembangunan yang kondusif dalam mendukung visi Pemerintah Daerah.

Misi Kedua :

Meningkatkan sinergitas pengendalian dan evaluasi perencanaan pembangunan daerah untuk menentukan proses pembangunan berjalan telah sesuai dengan yang direncanakan serta menentukan ukuran ketercapaian target rencana pembangunan daerah melalui realisasi capaian indikator kinerja menjadi masukan dalam perencanaan pembangunan selanjutnya.

Misi Ketiga :

Kelembagaan perencana harus berperan sebagai pelaksana fungsi manajemen dalam bidang perencanaan dan koordinasi pembangunan serta melakukan kajian/analisis dalam rangka pengendalian perencanaan yang telah dirumuskan.

untuk mewujudkan perencanaan pembangunan yang baik, diperlukan pengelolaan data yang baik dengan memastikan data tersebut valid/akurat, up to date, aktual, tersedia dan mudah diakses. Oleh karenanya kualitas manajemen data sangat mempengaruhi proses perencanaan pembangunan maupun hasil perencanaan itu sendiri.

Pin It
Dilihat: 238