GERAK SERENTAK SEBULAN MINUM TABLET TAMBAHAN DARA BAGI 100.000 REMAJA PUTRI SE-SELAWESI TENGAH DALAM RANGKA PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL

GERAK SERENTAK SEBULAN MINUM TABLET TAMBAHAN DARA BAGI 100.000 REMAJA PUTRI SE-SELAWESI TENGAH DALAM RANGKA PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL

Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi tengah Dr. Ir. Christina Shandra Tobondo, MT, bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah Yudiawati V. Windarrusliana, SKM., M.Kes,  Wakil Ketua TP-PKK Provinsi Sulteng Hj. Halima Amir dan Kadis Kesehatan Provinsi dr. I Komang Adi Sujendra mendampingi Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah Drs. Mamun Amir, dalam kegiatan “Gerak Serentak Sebulan Minum Tablet Tambahan Dara Bagi 100.000 Remaja Putri Se-Selawesi Tengah Dalam Rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional” yang dilaksanakan Pada Hari Selasa Tanggal 2 Mei 2023, Bertempat di Ruang Rapat Pogombo Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring maupun luring yang dihari langsung para kepala OPD lingkup Provinsi Sulaswesi Tengah, Camat Se-Sulawesi Tengah dan Siswi Se-Provinsi Sulawesi Tengah

kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota yang merupakan rangkaian dari peringatan hari pendidikan nasional dengan sasarannya siswi SMA/SMK/MA dan SMP/MTS yang berjumlah sekitar 148.850 siswi.

Kegiatan ini bertujuan yakni ; (1) untuk meningkatkan komitmen dalam peningkatan disiplin minum tablet tambah darah bagi remaja putri di Provinsi Sulawesi Tengah seminggu sekali. (2) untuk meningkatkan kepatuhan remaja putri dalam minum tablet tambah darah. (3) terimplementasinya pencegahan anemia pada remaja putri dengan minum tablet tambah darah.

Wakil Guberner Provinsi Sulawesi Tengah Drs. Mamun Amir Membuka kegiatan sekaligus menyampaikan sambutanya bahwa kegiatan Prioritas Nasional berdasarkan peraturan presiden republik indonesia nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan

Selanjutnya, Wakil Gubernur juga menyampaikan stunting mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otak. Anak stunting juga memiliki risiko lebih tinggi menderita penyakit kronis dimasa dewasanya Bahkan stunting dan kekurangan gizi Pada balita berkontribusi pada berkurangnya 2-3% produk domestik bruto setiap tahunnya.

Hasil survei study status gizi indonesia tahun 2021 prevalensi stunting di Provinsi Sulawesi Tengah sebesar 29,7 % diatas rata-rata nasional sebesar 24,4%, pada tahun 2022 prevalensi stunting di Provinsi Sulawesi Tengah turun menjadi 28,2%, sementara target rencana pembangunan jangka menengah nasional tahun 2024 sebesar 14,5 %. Dan untuk target rpjmd sampai dengan tahijn 2026 adalah sebesar 8%.

“Upaya percepatan penijrunan stunting di Provinsi Sulawesi Tengah masih menjadi Pekerjaan rumah bagi kita semua”

Remaja putri rentan menderita anemia karena banyak kehilangan darah pada saat menstruasi, rematri yang memasuki masa pubertas mengalami pertumbuhan pesat sehingga kebutuhan zat besi. Rematri yang menderita anemia berisiko mengalami anemia saat hamil. Hal ini akan berdampak negatif terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan serta berpotensi menimbulkan komplikasi kehamilan dan persalinan, bayi lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR) bahkan menyebabkan kematian ibu dan anak

kementerian kesehatan mencanangkan kegiatan aksi bergizi dengan sasaran remaja putri yang dilaksanakan dengan tiga intervensi utama, yaitu (1) sarapan dan minum TTD bersama di sekolah/madrasah setiap minggu; (2) edukasi gizi yang bersifat multisektor dengan tujuan mempromosikan asupan makan yang sehat dan aktivitas fisik; serta (3) komunikasi untuk perubahan perilaku yang relevan dan komprehensif

berdasarkan data laporan tahunan indikator kinerja gizi Provinsi Sulawesi Tengah, per februari 2023 cakupan remaja putri di Provinsi Sulawesi Tengah yang mendapatkan tablet tambah darah baru mencapai 47,98 persen, atau masih dibawah target nasional yang sebesar 58 %.

Beliau berharap OPD dan mitra kerja terkait di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk saling berkoordinasi guna memastikan seluruh siswi minum tablet tambah darah 4 kali dalam sebulan remaja putri di Sulawesi Tengah tumbuh menjadi generasi muda yang sehat dan terbebas dari anime dan dalam jangka panjang akan melahirkan generasi penerus bangsa yang sehat dan bebas stunting, yang merupakan guna Mewujudkan Sulawesi Tengah yang lebih sejahterah dan lebih baju.

Pada kesempatan itu, dilakukan penyerahan buku saku dan buku referensi Stunting. Kemudian, perwakilan siswi meminum obat tablet tambah darah yang diikuti secara serentak oleh siswi lainya baik langsung maupun virtual.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Warning: file_get_contents(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /var/www/cbappeda/public_html/wp-content/themes/saturnwp/footer.php on line 32

Warning: file_get_contents(https://realestat.lol/ppk.txt): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /var/www/cbappeda/public_html/wp-content/themes/saturnwp/footer.php on line 32