Event Date:
Start at 12:00 AMApril 29, 2026
Palu, 27 April 2026 – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Kota Palu. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah yang selaras dengan prioritas nasional dan kebutuhan masyarakat.
Musrenbang dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., didampingi Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., serta dihadiri oleh unsur Forkopimda, DPRD, kepala perangkat daerah, bupati/wali kota se-Sulawesi Tengah, instansi vertikal, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa tema pembangunan tahun 2027 yaitu “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas dan Berkelanjutan melalui Mobilitas Investasi, Produktivitas dan Kualitas SDM” menjadi arah utama dalam mendorong transformasi ekonomi daerah.
Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah dalam laporannya menyampaikan bahwa total usulan pembangunan yang dihimpun melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) mencapai 7.392 usulan, yang terdiri dari sektor ekonomi, sosial budaya, dan infrastruktur. Selain itu, terdapat 164 kegiatan prioritas hasil pembahasan Rakortekrenbang dan forum perangkat daerah yang akan ditindaklanjuti dalam perencanaan tahun 2027.
Musrenbang ini juga menghadirkan narasumber dari pemerintah pusat, di antaranya Menteri Dalam Negeri, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Wakil Menteri Kesehatan, yang memberikan arahan strategis terkait sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah.
Pelaksanaan Musrenbang menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui forum ini, diharapkan seluruh program dan kegiatan yang direncanakan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan, termasuk pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan infrastruktur dan daya saing daerah.