FESTIVAL BUYA SUBI 2026 RESMI DIBUKA, KOLABORASI INDONESIA–AUSTRALIA ANGKAT TENUN DONGGALA KE PANGGUNG INTERNASIONAL

Event Date:
Start at 12:00 AM
July 7, 2026
E-Mail
bappedasultengofficial@gmail.com

Donggala, 7 Juli 2026 – Festival Buya Subi 2026 resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., di Desa Towale, Kabupaten Donggala, Selasa (7/7). Festival ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya Sulawesi Tengah, khususnya tenun Donggala, kepada masyarakat nasional maupun internasional melalui kolaborasi budaya antara Indonesia dan Australia.

Pembukaan festival berlangsung meriah dan dihadiri oleh Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. Arfan, M.Si., jajaran pemerintah daerah, akademisi, pelaku ekonomi kreatif, desainer, komunitas budaya, mitra internasional dari Australia, serta masyarakat yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Festival Buya Subi merupakan bagian dari upaya memperkuat pelestarian warisan budaya sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk tenun Donggala melalui pendekatan kolaboratif. Beragam kegiatan ditampilkan dalam festival ini, mulai dari pameran tenun, peragaan busana berbasis kain tradisional, pertunjukan seni budaya, hingga dialog kreatif yang mempertemukan pengrajin lokal dengan desainer dan pelaku industri kreatif.

Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. Arfan, M.Si., menyampaikan bahwa pengembangan sektor ekonomi kreatif berbasis budaya merupakan salah satu strategi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, tenun Donggala memiliki nilai historis, budaya, dan ekonomi yang perlu terus diperkuat melalui inovasi, promosi, serta kemitraan dengan berbagai pihak.

Kolaborasi dengan mitra dari Australia diharapkan mampu membuka peluang kerja sama yang lebih luas, baik dalam pengembangan desain, peningkatan kapasitas perajin, promosi internasional, maupun perluasan akses pasar bagi produk tenun Donggala.

Melalui Festival Buya Subi 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan mengembangkan warisan budaya sebagai identitas daerah sekaligus menjadikannya sebagai penggerak pembangunan ekonomi kreatif dan pariwisata.

Dengan mengusung semangat “Local Heritage, Global Collaboration”, Festival Buya Subi 2026 diharapkan mampu memperkuat posisi tenun Donggala sebagai salah satu warisan budaya unggulan Indonesia yang semakin dikenal dan diapresiasi di tingkat internasional.


Sumber : PPID Pelaksana Bappeda Prov. Sulteng