Bumi Tadulako Tegaskan Komitmen Inklusi: Pemprov Sulteng dan Mitra Perkuat Jalur Rujukan Terintegrasi bagi Anak dan Remaja Disabilitas

Event Date:
Start at 12:00 AM
August 26, 2026
E-Mail
bappedasultengofficial@gmail.com

PALU, 26 Agustus 2026 – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) mempertegas komitmennya dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif, adil, dan responsif. Langkah strategis ini diwujudkan melalui Lokakarya Penguatan dan Standardisasi Jalur Rujukan Terintegrasi bagi Anak dan Remaja Penyandang Disabilitas di Sulawesi Tengah yang digelar di Palu.

 

Gagasan strategis ini digerakkan melalui sinergi lintas sektor yang melibatkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulteng, Sikola Mombine, Karsa Institut (CCN), serta seluruh mitra pembangunan daerah. Lokakarya ini bertujuan untuk merumuskan, memperkuat, dan memadukan alur layanan publik agar senantiasa berpihak pada pemenuhan hak-hak anak dan remaja penyandang disabilitas.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Pemerintahan & Pembangunan Manusia Bappeda Sulteng, Mohammad Fadhly, S.H., M.Si., menekankan pentingnya pergeseran paradigma dalam mengukur keberhasilan pembangunan daerah.

“Ukuran kemajuan sebuah daerah bukan hanya seberapa tinggi gedung yang kita bangun, tetapi juga seberapa jauh kita memastikan setiap anak dapat berdiri dengan bermartabat dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depannya,” tegas Mohammad Fadhly.

 

 

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, para pemangku kepentingan berkomitmen meruntuhkan sekat-sekat birokrasi dan ego sektoral antar-penyedia layanan. Standardisasi jalur rujukan terintegrasi ini dirancang agar setiap anak dan remaja penyandang disabilitas mendapatkan akses kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, dan pendampingan hukum secara mudah, cepat, serta tepat sasaran.

 

Sumber : PPID Pelaksana Bappeda Prov. Sulteng